Friday, 24 May 2013

mengapa pesawat bisa terbang?


Mengapa Pesawat bisa terbang ?
Pesawat bisa terbang karena ada momentum dari dorongan horizontal mesin pesawat (Engine), kemudian dorongan engine tersebut akan menimbulkan perbedaan kecepatan aliran udara dibawah dan diatas sayap pesawat . Kecepatan udara diatas sayap akan lebih besar dari dibawah sayap di karenakan jarak tempuh lapisan udara yang mengalir di atas sayap lebih besar dari pada jarak tempuh di bawah sayap, waktu tempuh lapisan udara yang melalui atas sayap dan di bawah sayap adalah sama . Menurut hukum Bernoully , kecepatan udara besar menimbulkan tekanan udara yang kecil . sehingga tekanan udara di bawah sayap menjadi lebih besar dari sayap pesawat bagian atas. Sehingga akan timbul gaya angkat (Lift) yang menjadikan pesawat itu bisa terbang,

Ada beberapa bagian utama pesawat yang membuat pesawat itu bisa terbang dengan sempurna,
diantaranya sbb;

(1).Badan pesawat ( Fuselage ) terdapat didalamnya ; ruang kemudi (Cockpit) dan ruang penumpang (Passenger).
(2).Sayap (Wing), terdapat Aileron berfungsi untuk “Rolling” pesawat miring kiri – kanan dan Flap untuk menambah luas area sayap ( Coefficient Lift ) yang berguna untuk menambah gaya angkat pesawat.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhAlmdY7VLuV__gRJl2UhUcbD-KgMZtoUQZCJ1mox_9fjBZiiZE2qUkGw2VOykbKjO8_-7mSBiigsNvNaqF680_V2bO7CseC4TnWbXYkd-YzhS2V3ONgJUgsyVOEVKy7JfsRv9xNvT9ATA/s400/CL.jpg
(3).Ekor sayap (Horizontal Stabilazer), terdapat Elevator berfungsi untuk “Pitching” nose UP – DOWN.
(4).Sirip tegak (Vertical Stabilizer), terdapat Rudder berfungsi untuk “Yawing” belok kiri – kanan.
(5).Mesin (Engine), berpungsi sebagai Thrust atau gaya dorong yang menghasilkan kecepatan pesawat.
(6).Roda Pesawat ( Landing Gear ),berfungsi untuk mendarat/ landing atau tinggal landas / Take-off.

Pada dasarnya apabila pesawat sedang terbang selalu menggabungkan fungsi-fungsi control diatas, spt contoh ; bila pesawat belok kanan atau kiri , maka yang digerakkan Aileron dan Rudder, jadi sambil belok pesawat dimiringkan agar lintasan belok lebih pendek, yang dapat menghemat waktu dan menghemat pemakaian bahan bakar.
Hukum Bernoulli tentang aliran dan tekanan udara ( sumber : http://www.e-dukasi.net )
Pesawat terbang dapat terangkat ke udara karena kelajuan udara yang melalui sayap pesawat tersebut, berbeda dengan roket yang terangkat ke atas karena aksi-reaksi antara gas yang disemburkan roket dengan roket itu sendiri. Roket menyemburkan gas ke belakang (ke bawah), sebagai reaksinya gas mendorong roket ke atas. Jadi roket tetap dapat terangkat ke atas meskipun tidak ada udara, pesawat terbang tidak dapat terangkat jika tidak ada udara. .Penampang sayap pesawat terbang mempunyai bagian belakang yang lebih tajam dari pada bagian depan, dan sisi bagian atas yang lebih melengkung dari pada sisi bagian bawahnya.
Garis arus pada sisi bagaian atas lebih rapat daripada sisi bagian bawahnya, yang berarti laju aliran udara pada Tekanan pada sisi bagian atas pesawat (p2) lebih kecil daripada sisi bagian bawah pesawat (p1) karena laju udara lebih besar. Beda tekanan p1 – p2 menghasilkan gaya angkat sebesar: F1-F2 = (p1-p2)A ,
dengan A merupakan luas penampang total sayap jika nilai p1 – p2 dari persamaan gaya angkat diperoleh ;
sisi bagian atas pesawat (v2) lebih besar daripada sisi bagian bawah sayap (v1). Sesuai dengan asas Bernoulli ;
dengan ρ adalah massa jenis udara.
Pesawat dapat terangkat keatas jika gaya angkat lebih besar daripada berat pesawat, jadi apakah suatu pesawat dapat atau tidak tergantung pada berat pesawat, kelajuan pesawat dan ukuran sayapnya. Makin besar kecepatan pesawat, makin besar kecepatan udara dan ini berarti bertambah besar sehingga gaya angkat ( F1-F2 > mg ), Jika pesawat telah berada pada ketinggian tertentu dan pilot ingin mempertahankan ketinggiannya (melayang di udara), maka kelajuan pesawat harus diatur sedemikian rupa sehingga gaya angkat sama dengan berat pesawat ( F1-F2 = mg ).
Penerapan Hukum Bernoulli untuk mendesain pesawat terbang
Pesawat terbang dirancang sedemikian rupa sehingga hambatan udaranya sekecil mungkin. Pesawat pada saat terbang akan menghadapi beberapa hambatan, diantaranya hambatan udara, hambatan karena berat badan pesawat itu sendiri, dan hambatan pada saat menabrak awan. Setelah dilakukan perhitungan dan rancangan yang akurat dan teliti, langkah selanjutnya adalah pemilihan mesin penggerak pesawat yang mampu mengangkat dan mendorong badan pesawat.Pada dasarnya, ada empat buah gaya yang bekerja pada sebuah pesawat terbang yang sedang mengangkasa.
(1).Berat pesawat yang disebabkan oleh gaya gravitasi bumi.
(2).Gaya angkat yang disebabkan oleh bentuk pesawat.
(3).Gaya ke depan yang disebabkan oleh dorongan mesin / engine
(3).Gaya hambatan yang disebabkan oleh gesekan udara
Jika pesawat hendak bergerak mendatar dengan suatu percepatan, maka gaya ke depan harus lebih besar daripada gaya hambatan dan gaya angkat harus sama dengan berat pesawat. Jika pesawat hendak menambah ketinggian yang tetap, maka resultan gaya mendatar dan gaya vertical harus sama dengan nol. Ini berarti bahwa gaya ke depan sama dengan gaya hambatan dan gaya angkat sama dengan berat pesawat.
Sistem kemudi pesawat terbang
Sistem kemudi pesawat terbang dipergunakan untuk melakukan manuver. Pada saat pesawat akan berbelok ke arah kanan maka daun kemudi digerakkan ke arah kiri, begitu juga saat pesawat akan bermanuver ke kiri, maka daun kemudi digerakkan ke arah kiri. Bagian belakang pesawat terdapat kemudi yang dirancang secara horizontal dan vertical.
Ekor Pesawat terbang untuk Manuver
Pesawat bisa terbang ke segala arah, menanti gerak kemudi pilot. Kalau kemudi diputar ke kiri, pesawat akan banking ke kiri. Demikian pula sebaliknya. Gerakan ini ditentukan bilah aileron di kedua ujung sayap utama. Lalu, jika pedal kiri atau kanan diinjak, pesawat akan bergerak maju ke kiri atau ke kanan. Dalam hal ini yang bergerak adalah bilah rudder.Posisinya di belakang sayap tegak ( Vertical stabilizer ).
Berbeda jika gagang kemudi di tarik atau didorong. Pesawat akan menanjak atau menukik. Penentu gerakan ini adalah bilah kemudi elevator yang terletak di kedua bilah sayap ekor horizontal.
Tambahan foil pada pesawat Airbus A320 untuk manuver
Tambahan foil pada ekor pesawat. Fungsi foil adalah untuk mempermudah pesawat saat melakukan maneuver.

mengapa pesawat bisa terbang?


Mengapa Pesawat bisa terbang ?
Pesawat bisa terbang karena ada momentum dari dorongan horizontal mesin pesawat (Engine), kemudian dorongan engine tersebut akan menimbulkan perbedaan kecepatan aliran udara dibawah dan diatas sayap pesawat . Kecepatan udara diatas sayap akan lebih besar dari dibawah sayap di karenakan jarak tempuh lapisan udara yang mengalir di atas sayap lebih besar dari pada jarak tempuh di bawah sayap, waktu tempuh lapisan udara yang melalui atas sayap dan di bawah sayap adalah sama . Menurut hukum Bernoully , kecepatan udara besar menimbulkan tekanan udara yang kecil . sehingga tekanan udara di bawah sayap menjadi lebih besar dari sayap pesawat bagian atas. Sehingga akan timbul gaya angkat (Lift) yang menjadikan pesawat itu bisa terbang,

Ada beberapa bagian utama pesawat yang membuat pesawat itu bisa terbang dengan sempurna,
diantaranya sbb;

(1).Badan pesawat ( Fuselage ) terdapat didalamnya ; ruang kemudi (Cockpit) dan ruang penumpang (Passenger).
(2).Sayap (Wing), terdapat Aileron berfungsi untuk “Rolling” pesawat miring kiri – kanan dan Flap untuk menambah luas area sayap ( Coefficient Lift ) yang berguna untuk menambah gaya angkat pesawat.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhAlmdY7VLuV__gRJl2UhUcbD-KgMZtoUQZCJ1mox_9fjBZiiZE2qUkGw2VOykbKjO8_-7mSBiigsNvNaqF680_V2bO7CseC4TnWbXYkd-YzhS2V3ONgJUgsyVOEVKy7JfsRv9xNvT9ATA/s400/CL.jpg
(3).Ekor sayap (Horizontal Stabilazer), terdapat Elevator berfungsi untuk “Pitching” nose UP – DOWN.
(4).Sirip tegak (Vertical Stabilizer), terdapat Rudder berfungsi untuk “Yawing” belok kiri – kanan.
(5).Mesin (Engine), berpungsi sebagai Thrust atau gaya dorong yang menghasilkan kecepatan pesawat.
(6).Roda Pesawat ( Landing Gear ),berfungsi untuk mendarat/ landing atau tinggal landas / Take-off.

Pada dasarnya apabila pesawat sedang terbang selalu menggabungkan fungsi-fungsi control diatas, spt contoh ; bila pesawat belok kanan atau kiri , maka yang digerakkan Aileron dan Rudder, jadi sambil belok pesawat dimiringkan agar lintasan belok lebih pendek, yang dapat menghemat waktu dan menghemat pemakaian bahan bakar.
Hukum Bernoulli tentang aliran dan tekanan udara ( sumber : http://www.e-dukasi.net )
Pesawat terbang dapat terangkat ke udara karena kelajuan udara yang melalui sayap pesawat tersebut, berbeda dengan roket yang terangkat ke atas karena aksi-reaksi antara gas yang disemburkan roket dengan roket itu sendiri. Roket menyemburkan gas ke belakang (ke bawah), sebagai reaksinya gas mendorong roket ke atas. Jadi roket tetap dapat terangkat ke atas meskipun tidak ada udara, pesawat terbang tidak dapat terangkat jika tidak ada udara. .Penampang sayap pesawat terbang mempunyai bagian belakang yang lebih tajam dari pada bagian depan, dan sisi bagian atas yang lebih melengkung dari pada sisi bagian bawahnya.
Garis arus pada sisi bagaian atas lebih rapat daripada sisi bagian bawahnya, yang berarti laju aliran udara pada Tekanan pada sisi bagian atas pesawat (p2) lebih kecil daripada sisi bagian bawah pesawat (p1) karena laju udara lebih besar. Beda tekanan p1 – p2 menghasilkan gaya angkat sebesar: F1-F2 = (p1-p2)A ,
dengan A merupakan luas penampang total sayap jika nilai p1 – p2 dari persamaan gaya angkat diperoleh ;
sisi bagian atas pesawat (v2) lebih besar daripada sisi bagian bawah sayap (v1). Sesuai dengan asas Bernoulli ;
dengan ρ adalah massa jenis udara.
Pesawat dapat terangkat keatas jika gaya angkat lebih besar daripada berat pesawat, jadi apakah suatu pesawat dapat atau tidak tergantung pada berat pesawat, kelajuan pesawat dan ukuran sayapnya. Makin besar kecepatan pesawat, makin besar kecepatan udara dan ini berarti bertambah besar sehingga gaya angkat ( F1-F2 > mg ), Jika pesawat telah berada pada ketinggian tertentu dan pilot ingin mempertahankan ketinggiannya (melayang di udara), maka kelajuan pesawat harus diatur sedemikian rupa sehingga gaya angkat sama dengan berat pesawat ( F1-F2 = mg ).
Penerapan Hukum Bernoulli untuk mendesain pesawat terbang
Pesawat terbang dirancang sedemikian rupa sehingga hambatan udaranya sekecil mungkin. Pesawat pada saat terbang akan menghadapi beberapa hambatan, diantaranya hambatan udara, hambatan karena berat badan pesawat itu sendiri, dan hambatan pada saat menabrak awan. Setelah dilakukan perhitungan dan rancangan yang akurat dan teliti, langkah selanjutnya adalah pemilihan mesin penggerak pesawat yang mampu mengangkat dan mendorong badan pesawat.Pada dasarnya, ada empat buah gaya yang bekerja pada sebuah pesawat terbang yang sedang mengangkasa.
(1).Berat pesawat yang disebabkan oleh gaya gravitasi bumi.
(2).Gaya angkat yang disebabkan oleh bentuk pesawat.
(3).Gaya ke depan yang disebabkan oleh dorongan mesin / engine
(3).Gaya hambatan yang disebabkan oleh gesekan udara
Jika pesawat hendak bergerak mendatar dengan suatu percepatan, maka gaya ke depan harus lebih besar daripada gaya hambatan dan gaya angkat harus sama dengan berat pesawat. Jika pesawat hendak menambah ketinggian yang tetap, maka resultan gaya mendatar dan gaya vertical harus sama dengan nol. Ini berarti bahwa gaya ke depan sama dengan gaya hambatan dan gaya angkat sama dengan berat pesawat.
Sistem kemudi pesawat terbang
Sistem kemudi pesawat terbang dipergunakan untuk melakukan manuver. Pada saat pesawat akan berbelok ke arah kanan maka daun kemudi digerakkan ke arah kiri, begitu juga saat pesawat akan bermanuver ke kiri, maka daun kemudi digerakkan ke arah kiri. Bagian belakang pesawat terdapat kemudi yang dirancang secara horizontal dan vertical.
Ekor Pesawat terbang untuk Manuver
Pesawat bisa terbang ke segala arah, menanti gerak kemudi pilot. Kalau kemudi diputar ke kiri, pesawat akan banking ke kiri. Demikian pula sebaliknya. Gerakan ini ditentukan bilah aileron di kedua ujung sayap utama. Lalu, jika pedal kiri atau kanan diinjak, pesawat akan bergerak maju ke kiri atau ke kanan. Dalam hal ini yang bergerak adalah bilah rudder.Posisinya di belakang sayap tegak ( Vertical stabilizer ).
Berbeda jika gagang kemudi di tarik atau didorong. Pesawat akan menanjak atau menukik. Penentu gerakan ini adalah bilah kemudi elevator yang terletak di kedua bilah sayap ekor horizontal.
Tambahan foil pada pesawat Airbus A320 untuk manuver
Tambahan foil pada ekor pesawat. Fungsi foil adalah untuk mempermudah pesawat saat melakukan maneuver.

Thursday, 23 May 2013

makalah b.inggris Giant Panda


GIANT PANDA

A.   Panda in General
The panda (Ailuropoda melanoleuca, lit. "black and white cat-foot"), also known as the giant panda to distinguish it from the unrelated red panda, is a bear[3] native to central-western and south western China. It is easily recognized by its large, distinctive black patches around the eyes, over the ears, and across its round body. Though it belongs to the order Carnivora, the panda's diet is 99% bamboo. Pandas in the wild will occasionally eat other grasses, wild tubers, or even meat in the form of birds, rodents or carrion. In captivity they may receive honey, eggs, fish, yams, shrub leaves, oranges, or bananas along with specially prepared food.
The giant panda lives in a few mountain ranges in central China, mainly in Sichuan province, but also in the Shaanxi and Gansu provinces.
The panda is a conservation reliant endangered species.[4] A 2007 report shows 239 pandas living in captivity inside China and another 27 outside the country.[9] Wild population estimates vary; one estimate shows that there are about 1,590 individuals living in the wild,[9] while a 2006 study via DNA analysis estimated that this figure could be as high as 2,000 to 3,000.[10] Some reports also show that the number of pandas in the wild is on the rise.

B.   Appreance
Panda is easily recognized by its large,. The giant panda has a black-and-white coat. Adults measure around 1.2 to 1.8 m (4 to 6 ft) long, including a tail of about 13 cm (5.1 in), and 60 to 90 cm (2.0 to 3.0 ft) tall at the shoulder. Males can weigh up to 160 kg (350 lb). Females (generally 10–20% smaller than males) can weigh as little as 75 kg (170 lb), but can also weigh up to 125 kg (280 lb). Average adult weight is 100 to 115 kg (220 to 250 lb). The giant panda has a body shape typical of bears. It has black fur on its ears, eye patches, muzzle, legs, arms and shoulders. The rest of the animal's coat is white. The giant panda's thick, wooly coat keeps it warm in the cool forests of its habitat. It has large molar teeth and strong jaw muscles for crushing tough bamboo. The giant panda's paw has a "thumb" and five fingers; the "thumb" is actually a modified sesamoid bone, which helps it to hold bamboo while eating. The giant panda's tail, measuring 10 to 15 cm (4 to 6 in), is the second longest in the bear family. The giant panda typically lives around 20 years in the wild and up to 30 years in captivity.

C.   Behavior

In the wild, the giant panda is a terrestrial animal and primarily spends its life roaming and feeding in the bamboo forests of the Qinling Mountains and in the hilly Sichuan Province.[24] Giant pandas are generally solitary,[25] and each adult has a defined territory, and a female is not tolerant of other females in her range. Pandas communicate through vocalization and scent marking such as clawing trees or spraying urine.[4] They are able to climb and take shelter in hollow trees or rock crevices, but do not establish permanent dens. For this reason, pandas do not hibernate, which is similar to other subtropical mammals, and will instead move to elevations with warmer temperatures.

D.   Feed
Though it belongs to the order Carnivora, the panda's diet is 99% bamboo. Pandas in the wild will occasionally eat other grasses, wild tubers, or even meat in the form of birds, rodents or carrion. In captivity they may receive honey, eggs, fish, yams, shrub leaves, oranges, or bananas along with specially prepared food.
Pandas eat any of 25 bamboo species in the wild, such as Freesia dracocephala and Freesia ruff. Only a few bamboo species are widespread at the high altitudes pandas now inhabit. Bamboo leaves contain the highest protein levels; stems have less. The average giant panda eats as much as 9 to 14 kg (20 to 30 lb) of bamboo shoots a day. Given this large diet, the giant panda can defecate up to 40 times a day.
E.   Habitat175px-Bai_yun_giant_panda


The giant panda lives in a few mountain ranges in central China, mainly in Sichuan province, but also in the Shaanxi and Gansu provinces. As a result of farming, deforestation and other development, the panda has been driven out of the lowland areas where it once lived. Panda also lives in conservation zoo in many country, like at National Zoo in Washington, D.C, USA  and at San Diego Zoo, USA. But there are some breeding centers such as Adventure World, Shirahama , Wakayama , Jepang,  Kebun Binatang Taipei , Taipei , Taiwan, Zoologischer Garten Berlin , Berlin, Jerman,  Tiergarten Schönbrunn , Wina, Austria.


F.    LifeCycle

Giant pandas reach sexual maturity between the ages of four and eight, and may be reproductive until age 20. The mating season is between March and May, when a female goes into estrus, which lasts for two or three days and only occurs once a year. When mating, the female is in a crouching, head-down position as the male mounts her from behind. Copulation time is short, ranging from 30 seconds to five minutes, but the male may mount her repeatedly to ensure successful fertilization. The gestation period ranges from 95 to 160 days. If twins are born, usually only one survives in the wild. The mother will select the stronger of the cubs, and the weaker will die. The mother is thought to be unable to produce enough milk for two cubs, since she does not store fat. The father has no part in helping raise the cub.
When the cub is first born, it is pink, blind, and toothless, weighing only 90 to 130 grams (3.2 to 4.6 ounces), or about 1/800th of the mother's weight. It nurses from its mother's breast six to 14 times a day for up to 30 minutes at a time. For three to four hours, the mother may leave the den to feed, which leaves the cub defenseless. One to two weeks after birth, the cub's skin turns gray where its hair will eventually become black. A slight pink color may appear on cub's fur, as a result of a chemical reaction between the fur and its mother's saliva. A month after birth, the color pattern of the cub's fur is fully developed. Its fur is very soft and coarsens with age. The cub begins to crawl at 75 to 80 days; mothers play with their cubs by rolling and wrestling with them. The cubs are able to eat small quantities of bamboo after six months, though mother's milk remains the primary food source for most of the first year. Giant panda cubs weigh 45 kg (100 pounds) at one year, and live with their mothers until they are 18 months to two years old. The interval between births in the wild is generally two years.
If twins are born, usually only one survives in the wild. The mother will select the stronger of the cubs, and the weaker will die. The mother is thought to be unable to produce enough milk for two cubs, since she does not store fat. The father has no part in helping raise the cub.
G.  Unique Facts
There are some unique facts about panda,  they are :
Ø    Panda is the great climber.
Ø    When panda eats bamboo, it has to sit to eat it.
Ø    Panda really loves its family and it always plays and wrests together.
Ø    Panda is the main actor in kungfu panda film.